Showing posts with label eyes. Show all posts
Showing posts with label eyes. Show all posts

Saturday, May 18, 2019

Review: Fanbo Perfect Pairs Lip & Cheek and Lip & Eye All Shades

fanbo-perfect-pairs-lip-and-eye-lip-and-cheek-review-all-shades-review-esybabsy
Waktu awal taun 2019 lalu kan Fanbo sempet ada produk baru Ultra Satin Lipstick tuh ya, nah belom ada setaun kemudian ternyata Fanbo launch lagi produk berupa lip cream yaitu Fanbo Perfect Pairs Lip & Cheek dan Lip & Eye. Dari namanya aja udah keliatan banget kalo lip cream ini bisa dual fungsi gitu, bebsque. Yang satu bisa dijadiin blush, satunya bisa dijadiin eyeshadow.

Baca juga: Review Fanbo Ultra Satin Lipstick All Shades

Oh iya gue belom sempet cerita kalo beberapa waktu lalu gue dikirimin Fanbo Perfect Pairs Lip & Cheek and Lip & Eye tadi oleh Fanbo dan @itsbeautycommunity. Isinya produk Fanbo yang komplit banget untuk bikin FOTD centil-centilan di Instagram. Selaen dua produk yang gue sebut di atas juga ada Perfect Lash Mascara, Perfect Brow Pencil, dan Precious White Eyeliner Pen-nya. Tapi ketiga produk ini bakal gue bahas di post terpisah aja kali ya, karena kayaknya kepanjangan kalo mau ditumplekin jadi satu di sini. Ntar pada bosen lagi bacanya, ntar jarinya capek scroll-scroll sampe bawah, takutnya gatel gitu... Ye kan?

Tuesday, April 23, 2019

Review: Etude House Play Color Eyes Palette in Cherry Blossom and Ice Van

etude-house-play-color-eyes-palette-cherry-blossom-ice-van-review-esybabsy

Hi guys, I'm finally back. Since it's near springtime, I thought I'd share with you guys a review about Cherry Blossom Palette from Etude House. Also, Ice Van palette that I bought about two years ago that never make it to appear in my blog. I think it's about time!


Thursday, February 7, 2019

Makeup Tutorial feat. Althea (Unboxing and Mini Review of Althea Makeup Set)

makeup-look-tutorial-using-althea-makeup-esybabsy

Setelah beberapa bulan lalu Althea.kr meluncurkan beberapa produk skincare and body care, kini mereka mulai merambah ke produk makeup. Senangnya gue karena bulan Januari lalu, Althea mengirimkan gue satu set makeup line-nya. Fyi, paket dari Althea suka beda-beda desain kotaknya. Kalo kali ini ini gue dapet yang desainnya mirip Hanbok. Kotaknya ini gak pernah gue buang karena bentuknya terlalu lucu, jadi selalu gue jadiin organizer barang di laci.


Saturday, October 13, 2018

Review: Beauty Creations Tease Me Palette

BEAUTY-CREATIONS-TEASE-ME-PALETTE-REVIEW-ESYBABSY


Beauty Creations Tease Me Palette ini sering banget gue liat dipake sama influencer lokal pada banyak video tutorial makeup. Entah itu di Instagram atau Youtube, pokoknya ada dia aja. Dan kalo liat range warnanya sih lumayan asik aja gitu, isinya warna-warna netral, dari yang kalem sampe bold ada semua. Kecuali warna itemnya.

Buat yang belom pernah denger merk ini, gue mau sedikit cerita aja, Beauty Creations adalah merk kosmetik asal USA yang diklaim cruelty free, dan kebanyakan (atau semua?) produknya itu dibuat di PRC. Untuk kelasnya kira-kira sama kayak City Color atau LA Girl. Jadi ini bukan merk abal. Kecuali kalo kamu anti sama barang-barang buatan PRC, ya itu beda cerita.

Wednesday, May 30, 2018

Tutorial: Basic Contouring and Blue Smokey Eye

Waaah,
Syudah lamaaa syekali gue nggak bikin tutorial. Jadi kali ini gue mau share gimana cara gue bikin basic contouring dan eye makeup kayak gini. Disimak yuk videonya!









Wednesday, April 25, 2018

Review: Imagic Professional Cosmetics 16 Color Eyeshadow Palette and Beauty Glitter Palette

review-imagic-16-color-eyeshadow-palette-beauty-glitter-palette-esybabsy


Baru denger merk kosmetik Imagic Professional Cosmetics? Mungkin ada dari kamu yang pernah denger, tapi gak banyak yang tahu. Sebelum mulai review, karena merk ini agak asing, saya mau cerita sedikit. Imagic sendiri adalah merk kosmetik asal Hongkong. Range produknya juga luas banget, mulai dari yang mainstream seperti base makeup dan corrective makeup, sampe barang-barang stage makeup seperti face painting dan scar wax. Nggak ketinggalan, beauty tools-nya seperti kuas makeup dan mixing palette pun juga ada.

Satu hal yang agak mengganjal, saya gak menemukan website resmi mereka kecuali di aliexpress.com. Hal ini mengingatkan saya akan merk kosmetik asal Cina, Focallure, yang berciri serupa. Kalau dilihat dari lini produknya yang lengkap sampe kemasannya yang cukup 'niat', saya ragu Imagic adalah kosmetik abal. Kemungkinan besar mereka menggunakan strategi marketing Business To Business seperti yang dilakukan Focallure, tapi saya bisa saja salah.

Wednesday, April 18, 2018

Review: Focallure Everchanging Eyeshadow Palette dan Nine Colors Eyeshadow No.5

focallure-everchanging-eyeshadow-palette-nine-colors-eyeshadow-no-5-review


Buat yang suka makeup, mungkin udah ngga asing lagi dengan merk kosmetik asal Cina ini. Beberapa bulan lalu pas awal Focallure baru-baru ngehits (dengan  mngabaikan segala pro dan kontranya), gue sempet kalap dan beli beberapa jenis produknya. Dari lip crayon, lip cream, eyebrow pomade, eyeshadow, sampe pigment-nya. Gue bahkan sempet pengen review dan bikin draft blog post dari semua produk itu, saking semangatnya. 

Tapi semangat itu luntur pas tau kalo ngga semua gue suka formulanya. Alasannya ada lah yaaa. Jadi gue pikir, ngapain juga gue review produk yang gak gue suka. Walaupun begitu, di antara semua produknya, menurut gue eyeshadow dan pigment-nya punya kualitas yang lumayan, at least sesuai dengan harganya.

Ada beberapa jenis koleksi eyeshadow Focallure, dari yang single, powder, sampai palet. Paletnya pun ada beberapa jenis. Focallure mengelompokkan jenis palet eyeshadow mereka berdasarkan jumlah warna. Nah yang mau gue review kali ini adalah palet dengan 14 dan 9 warna, yaitu Everchanging Eyeshadow Palette dan Nine Color Eyeshadow No. 5. Oh ya, pada gambar atas sempet gue foto beberapa Focallure Loose Pigment, nanti akan ada bahasan di post terpisah ya.



EVERCHANGING EYESHADOW PALETTE



focallure-everchanging-eyeshadow-palette-nine-colors-eyeshadow-no-5-review

Focallure Everchanging Eyeshadow Palette ini adalah bagian dari koleksi eyeshadow 14 warna. Ada dua jenis sebenernya, yaitu Tropical Vacation yang isinya palet berwarna netral, dan Everchanging yang warnanya lebih bervariasi. Focallure Everchanging Eyeshadow Palette ini dikemas dalam palet karton hitam mengkilat dengan print dedaunan hijau. Bagian dalamnya kalo dibuka lebih cantik lagi, pan-nya warna rose gold mengkilat. Pokoknya keliatan mevvah lah. Sepintas desainnya mirip banget sama paletnya ABH. Kemasannya doang tapi, kalo warnanya sih ngga.


focallure-everchanging-eyeshadow-palette-nine-colors-eyeshadow-no-5-review


focallure-everchanging-eyeshadow-palette-nine-colors-eyeshadow-no-5-review
APAKAH KAMU MELIHAT TYPO? KATAKAN TYPO! YEAAAY, BERHASIL!


focallure-everchanging-eyeshadow-palette-nine-colors-eyeshadow-no-5-review


Palet ini nggak dilengkapi dengan cermin, tapi ada dual-ended brush yang mengingatkan gue akan brush di dalem Urban Decay Naked Palettes. Kuas ini lumayan bagus juga. Satu sisi adalah tapered blending brush yang cakep buat blend warna transisi, satunya lagi buat ngepack warna eyeshadow, selain bisa juga buat concealer. Senangnya dapet palet yang kuasnya berguna, gak cuma kuas basa-basi. Btw, sorry banget ya guys kalo gue dari tadi sibuk bandingin palet ini sama merk high-end, karena sumpah itu yang kepikiran mulu di otak gue.


focallure-everchanging-eyeshadow-palette-nine-colors-eyeshadow-no-5-review


Focallure Everchanging Eyeshadow Palette ini, seperti yang gue bilang, memiliki 14 warna, terdiri dari 10 warna matte dan 4 warna shimmer yang cenderng mengarah ke metalik. Keempat belas warna itu punya nama masing-masing.

Untuk warna-warna matte-nya punya pigmentasi yang lumayan bagus meskipun rada fall out. Beberapa di antaranya terasa buttery terutama warna Fall dan Wallnut, Sementara ada yang terasa agak keras terutama Bar Stool dan Mist. Menurut gue Bar Stool adalah warna yang paling payah pigmentasinya dari semua warna matte. Oh ya, Bar Stool ini di foto mungkin terlihat violet, tapi aslinya adalah ungu magenta ya.

Untuk warna metalik, Laser si warna gold adalah satu-satunya yang mengecewakan. Gue swipe pake brush atau jari tetep kaga ngaruh karena cuma keliatan glitter-nya doang, warnanya hampir gak ngangkat. Kamu harus swipe banyak banget supaya bisa keliatan seperti yang ada di foto. Yang gue heran dari beberapa review, banyak yang bilang kalo Laser adalah warna yang amazing. Gak ngerti kenapa. Mungkin kondisi kulit menentukan, mungkin juga Focallure kualitas produknya gak standar.

Glow dan Sunset hasilnya pigmented banget. Season menurut gue paling keren dan ganteng karena warnanya kayak bunglon, di pan keliatan biru tapi pas di swipe jadinya coklat dengan nuansa biru toska. Unik banget.


focallure-everchanging-eyeshadow-palette-nine-colors-eyeshadow-no-5-review


Focallure Everchanging Eyeshadow Palette ini gue beli di seller luar dengan harga sekitar hampir Rp. 80.000 udah termasuk ongkos kirim. Di Indonesia dijual di berbagai online shop dengan harga sekitar Rp. 120.000. Isinya seberat 1 gram untuk 1 pan.

Overall menurut gue palet ini punya kualitas yang lumayan. Nggak bagus banget, tapi lumayan. Untuk harga segitu sebenarnya masih banyak palet dengan kuaitas yang lebih bagus, tapi yang bikin gue suka adalah varian warnanya cukup unik dan bervariasi, nggak ngebosenin coklat melulu, tapi juga tetap bisa kepake buat sehari-hari, nggak cuma buat eyeshadow tapi juga highlight dan contour. 







NINE COLORS EYESHADOW NO. 5



focallure-everchanging-eyeshadow-palette-nine-colors-eyeshadow-no-5-review


Focallure Nine Colors Eyeshadow No. 5 ini, sesuai namanya, adalah bagian dari koleksi eyeshadow dengan isi 9 warna. Ada lima jenis sub-varian yang kelima-limanya terdiri dari warna netral, mulai dari warm sampai cool tone. Yang gue punya ini adalah No. 5-nya. Dan nggak, dia nggak ada nama palet, cuma nomor aja.

Kemasan Focallure Nine Colors Eyeshadow No. 5 ini adalah kotak plastik dop yang lumayan kokoh. Tutupnya transparan, dilengkapi magnet pengunci (bukan sistem lock), tanpa kaca, dan tidak dilengkapi dengan aplikator bawaan. Ukurannya mungil cuma segede telapak tangan. Lumayan praktis. Ada ilustrasi warna di bagian belakang kotak yang sebenernya gak terlalu berguna karena beda dengan warna aslinya.


focallure-everchanging-eyeshadow-palette-nine-colors-eyeshadow-no-5-review


focallure-everchanging-eyeshadow-palette-nine-colors-eyeshadow-no-5-review



focallure-everchanging-eyeshadow-palette-nine-colors-eyeshadow-no-5-review


Sepintas kalo diliat pan-nya keliatan sedikit. Mungkin karena bentuknya bulat. Tapi sebenernya sama aja kok isinya dengan Everchanging Palette, berat satu pan-nya kira-kira 1 gram. 

Tiap warna di Focallure Nine Colors Eyeshadow No. 5 ini tidak punya nama seperti Everchanging Palette. Begitu buka kotaknya, jelas banget kalo warna di palet ini adalah nuansa autumn. Mirip kayak Lime Crime The Grunge Palette. Mungkin gak sedikit juga yang mengasosiasikannya dengan Colourpop Yes Please atau Morphe Second Nature.

Palet ini terdiri dari 5 warna matte dan 4 warna shimmer. Kesembilan warna di palet ini menurut gue punya pigmentasi yang bagus, baik itu matte maupun shimmer-nya. Fall out-sih lumayan banyak, tapi bisa dimaafkan lah ya. Secara palet mahal aja juga suka fall out. 

Sebenernya kalo gak mau fall out pas diaplikasikan, saran gue pake eyeshadow base dulu (pastinya) trus makenya jangan langsung banyak. Dikit-dikit dulu trus di build sampe sesuai dengan ketebalan yang diinginkan.


focallure-everchanging-eyeshadow-palette-nine-colors-eyeshadow-no-5-review


Kalo mau dibandingin sama Everchanging Palette, Focallure Nine Colors Eyeshadow No. 5 ini menurut gue punya kualias yang sedikit lebih baik dari segi pigmentasi, kekurangannya di varian warnanya aja yang nggak semenarik Everchanging Palette. 

Focallure Nine Colors Eyeshadow No. 5 banyak dijual di olshop lokal dengan harga sekitar Rp. 80.000. Kalo gue sendiri lupa ya belinya harga berapa. Untuk harga segitu buat gue sih palet ini punya kualitas yang nggak mengecewakan.

Oh ya, berikut adalah barang bukti gue menggunakan palet ini sebagai makeup mata.


focallure-everchanging-eyeshadow-palette-nine-colors-eyeshadow-no-5-review


Untuk gambar di atas yang kiri warna biru, jelas ya pake palet Everchanging. Kalo yang bernuansa orange di kanan gue menggunakan palet Nine Colors No. 5. Keliatan ngga sih kalo gue agak berusaha keras menghidupkan warna birunya? 



***



Anyway, kalo mau bandingin pigmentasi, eyeshadow Focallure masih kalah sama Inez. Yeah, sedikit di bawahnya lah. Tapi Focallure lebih gampang dibaur. Kalo soal harga, gue gak bisa bilang produk ini murah. Harganya masuk kategori menengah. Padahal harga aslinya kalo kamu tengok di Alibaba atau Aliexress bisa dua kali lipat lebih murah. Kalo mau gue bandingin lagi sama merk sejenis LA Colors, misalnya, Focallure punya kualitas yang kurang lebih sama hanya saja LA Colors harganya lebih murah. Tapi kalo kamu mau sekedar nambah koleksi sih sah-sah aja.










Thursday, April 5, 2018

Review: JustMiss Umbra Eyeshadow Palette (Tanned dan Tease)

justmiss-umbra-eyeshadow-palette-tanned-tease-review


Finally, JustMiss ngeluarin palet eyeshadow yang agak decent. Hehehe... No di sini gue bukannya mau belagu ya. Tapi beneran deh, dari beberapa palet eyeshadow-nya terdahulu gue gak suka sama bentuk keseluruhannya. Entah itu dari pilihan warna, wangi, sampe kemasannya. Bukannya gue gak suka sama merk ini karena pensil alisnya juara (tahan gue pake berenang bo!) dan lip cream matte-nya juga gak kalah kece.


justmiss-umbra-eyeshadow-palette-tanned-tease-review


Palet eyeshadow yang gue maksud di sini adalah Umbra. Btw, namanya mengingatkan gue sama gerhana matahari hahaha. Umbra ini terdiri dari dua varian yaitu Tanned dan Tease. Kemasannya simpel tapi keliatan mahal, terbuat dari plastik hitam dengan kotak yang hitam juga, tutupnya transparan tanpa kaca dengan holographic print UMBRA gede-gede. Keren sih diliatnya. Sekilas kayak palet Huda Beauty gitu. 

JustMiss Umbra Eyeshadow Palette ini gue beli di www.justmiss.com dengan harga Rp. 55.000/buah.

Ukurannya lumayan mungil, kira-kira cuma segede telapak tangan jadi praktis kalo mau diajak vakansi. JustMiss Umbra Eyeshadow Palette ini juga dilengkapi dengan aplikator busa dua sisi. Sedihnya, ngga terlalu banyak faedah yang bisa gue petik dari aplikator ini. Bisa dipake, tapi sekedar bisa. Jangan mengharapkan hasil yang paripurna.


justmiss-umbra-eyeshadow-palette-tanned-tease-review

justmiss-umbra-eyeshadow-palette-tanned-tease-review


Tiap JustMiss Umbra Eyeshadow Palette ini terdiri dari sembilan warna yang semuanya merupakan warna netral. Hasil akhirnya campur ya antara matte, shimmer, sampai satin. Tiap warnanya punya nama masing-masing. Untuk yang satu ini gue mau angkat topi ngasi hormat dulu sama product designer-nya karena mau repot-repot memikirkan hal sedetil itu. Cuma karena gue orangnya suka disorientasi sama nama, selanjutnya akan gue sebut dengan angka saja ya. Mohon maaf.

Oke, untuk lebih detilnya mendingan gue bahas satu persatu.



TEASED



justmiss-umbra-eyeshadow-palette-tanned-tease-review


JustMiss Umbra Eyeshadow Palette Tease ini kayaknya ingin mengusung tema rose gold karena isinya adalah warna-warna bernuansa coklat dengan undertone pink/cool, meski ngga semua. JustMiss sendiri bilang kalo palet Tease ini bisa membuat riasan mata terkesan sweet.


justmiss-umbra-eyeshadow-palette-tanned-tease-review


Warna matte di palet Tease ini hanya ada tiga yaitu yang nomor 2, 3, dan 8 dan cocok banget dijadiin warna transisi atau dipakai tersendiri. Untuk warna nomor 1 sekilas kayak matte tapi sebenernya satin, cocok dijadikan base setelah memakai eyeshadow primer atau highlight tulang alis. Semua warna yang gue sebutin ini punya pigmentasi yang lumayan bagus, terutama nomor 8 paling yahud. Kelemahannya agak chalky dan fall-out dikit tapi gampang dibaur.

Sisanya nomor 4, 5, 6, 7, dan 9 adalah warna-warna shimmer yang ngga perlu diragukan lagi pigmentasinya. Shimmer gitu loh, pasti buttery. Untuk nomor 9 adalah favorit gue karena nuansanya coklat abu-abu shimmer yang unik, jarang ada.



TANNED



justmiss-umbra-eyeshadow-palette-tanned-tease-review


Nah kalo JustMiss Umbra Eyeshadow Palette Tanned ini lebih ke warm tone. Dibanding palet Tease menurut gue palet yang ini warnanya ngga terlalu variatif, kebanyakan warna terangnya, yang bikin beda sih cuma karena ada warna hitam.


justmiss-umbra-eyeshadow-palette-tanned-tease-review


JustMiss Umbra Eyeshadow Palette Tanned ini memiliki dua warna matte yaitu nomor 2 dan 3 yang cocok juga buat warna transisi atau dipake sendirian. Di sini juga ada warna satin yaitu nomor 1 dan 4. Warna-warna 1 sampai 4 ini surpisingly pigmentasinya juga bagus. Lumayanlah gitu. Agak chalky tapi masih bisa dimaafkan.

Untuk warna 5 sampai 8 adalah warna shimmer yang pigmentasinya ngga kalah bagus. Terus gue rada gak yakin warna terakhir yang hitam itu masuk kategori apa. Dibilang satin tapi blink-nya lebay, dibilang shimmer tapi kurang shiny. Ya sudahlah, mungkin antara satin dan shimmer... syaimer gitu lah. Untuk si hitam ini menurut gue ada nuansa hijaunya sedikit. Nggak item banget gitu.


***


Kalo ada yang mau liat kayak gimana hasilnya pas dipake, mungkin bisa gue kasi liat hasil makeup gue menggunakan  JustMiss Umbra Eyeshadow Palette. Please jangan ditanya palet yang mana buat makeup yang mana karena gue menggunakan campuran antara kedua palet ini.


justmiss-umbra-eyeshadow-palette-tanned-tease-review

justmiss-umbra-eyeshadow-palette-tanned-tease-review



So far menurut gue JustMiss Umbra Eyeshadow Palette ini lumayan oke buat dijadikan koleksi. Warna-warnanya netral jadi pasti bakal banyak kepake. Mau dandan natural atau bold bisa kalian kreasikan sendiri. Pigmentasinya juga lumayan untuk harga segitu. Pokoknya gue ngga kecewa lah beli kedua palet ini. 

Kekurangannya, ada beberapa warna yang menurut gue cukup mirip yang ada di kedua palet ini. Apalagi ini kan palet netral yah, jadi beda warna sedikit aja ngga terlalu pengaruh. So kayaknya beli salah satu aja juga cukup. Kecuali kalo kamu termasuk orang yang tamak, rakus, dan serakah kayak gue, bolehlah beli dua-duanya. 

Favorit gue di antara kedu palet ini adalah yang Tease karena warnanya cukup lengkap, nggak ada warna yang mirip banget satu sama lain, jadi ngga mubazir. Untuk warna hitamnya sih kebetulan gue punya beberapa single eyeshadow hitam, atau dari palet lain. Kalo Tanned warnanya banyak yang mirip. Tapi itu sih pendapat gue aja.









Tuesday, February 27, 2018

Pink and Blue Double Cut Crease Eye Makeup | Ombre Lips Tutorial

pink-and-blue-double-cut-crease-tutorial-esybabsy


Halo teman-teman yang budiman,

Syudah lama gue ngga bikin tutorial. Kali ini gue mau kasih liat cara gue bikin eyemakeup ala cut crease, atau double cut crease tepatnya. Dan juga bikin ombre lips pakai matte lip cream.

Biasanya gue suka bikin dalam bentuk bentuk foto, tapi kali ini rada ribet kalo mau difoto. Jadi gue bikin video aja. Yuk langsung scroll aja ke bawah buat liat videonya. Oh ya, untuk produk yang gue pake, udah djelasin semua di videonya ya.

Thank you :)


pink-and-blue-double-cut-crease-tutorial-esybabsy


pink-and-blue-double-cut-crease-tutorial-esybabsy











Wednesday, July 5, 2017

Review: Just Miss Eyebrow Pencil 708A in Brown

Jadi kan beberapa waktu lalu saya sempat beli matte lip cream Just Miss via website resminya. Lalu karena penasaran sama pensil alisnya, saya ikut masukinlah ke keranjang belanja virtual saya. Sebenarnya beli ini bukan karena penasaran sih tapi emang penyakit impulsif saya lagi kumat aja. 

Pensil alis Just Miss ini ada beberapa macam modelnya. Ada yang pake serutan aja. Ada yang pake sikat aja. Ada yang gak pake dua-duanya. Ada juga yang pake dua-duanya. Selisih harganya cuma 1000 - 2000 Rupiah aja. Jadi saya memutuskan untuk beli yang dilengkapi dengan sikat dan serutan. Ini yang paling mahal loh. Harganya 7000 Rupiah. Hehehe...


REVIEW-JUST-MISS-EYEBROW-PENCIL-BROWN-ESYBABSY


Pas liat pensilnya secara langsung, saya sempet ngebatin liat ukurannya, buset dah panjang amat, ini pensil alis apa tombak? Pas mau difoto juga harus di zoom out rada jauh biar bisa kefoto semua. Ukurannya yang panjang ini bisa agak bermasalah kalo mau dimasukin ke pouch yang pendek ukurannya (kecuali kalo pensilnya udah agak pendek). 


REVIEW-JUST-MISS-EYEBROW-PENCIL-BROWN-ESYBABSY

REVIEW-JUST-MISS-EYEBROW-PENCIL-BROWN-ESYBABSY

REVIEW-JUST-MISS-EYEBROW-PENCIL-BROWN-ESYBABSY

REVIEW-JUST-MISS-EYEBROW-PENCIL-BROWN-ESYBABSY


Hal lain yang bikin saya ngebatin lagi adalah kondisi pensil yang saya dapat. Rautannya karatan. Tapi masih berfungsi dengan sangat baik. Gak tau apa kebetulan saya dapet bad batch aja. Trus sikat alisnya juga gampang copot. Untung sikatnya bertutup. Sikatnya ini juga sempat bikin mata saya berkaca-kaca. Keras banget! Ngok. Sampe perih jidat. Saran saya sih kalo mau ngeblend alis mending pake aja bagian belakang sikatnya. Jangan pake sikatnya. 


REVIEW-JUST-MISS-EYEBROW-PENCIL-BROWN-ESYBABSY


Pensil ini cuma ada dua pilihan warna yaitu coklat dan hitam. Kebetulan di sini saya pilih yang warna coklat aja biar nganu. Coklatnya agak kemerahan tapi bukan yang merah banget kayak pensil alis Viva. Dia juga bukan coklat abu-abu. Yah warna pokoknya netral lah. Teksturnya juga pas. Gak terlalu empuk atau terlalu keras. 

Daya tahan pensil ini standar seperti pensil alis pada umumnya. Kalo gak kamu gosok dia gak akan hilang. Dipake wudhu paling pudar dikit tapi jangan kuatir alis ilang. Pokoknya asal gak dipake buat aktivitas ekstrim, dijamin bakal awet deh. 




Terlepas dark keluhan-keluhan saya di atas soal kemasan pensil alis ini, saya sih cukup puas sama produk ini. Apalagi mengingat harganya yang cuma 7000 perak. Murah njir. Mana ada lagi pensil alis lokal dijual seharga itu. Itu saya beli di web loh. Kalo beli di toko kosmetik bisa lebih murah lagi. Nggak tau berapa ongkos produksinya kalo bisa dijual seharga itu. Apalagi mengingat pensil alis atau eyeliner itu masih dibuat Jerman (merk apapun). Cuma ya udah lah ya. Gak usah dipikirin. 

Oh ya, buat kamu yang masih khawatir Just Miss ini produk abal atau bukan. Please don't. Ini merk asli Indonesia kok. Cuma sayangnya aja sering dijual bareng kosmetik abal-abal.








Monday, January 16, 2017

Review: Morphe 12P Picasso Palette

This post will be written in Indonesian language, but a brief English summary is written at the end of this post.

MORPHE-12P-PICASSO-PALETTE-REVIEW-ESYBABSY


Gue pertama kali liat palet ini sebenernya agak telat juga, tapi langsung kepincut gara-gara salah satu instagrammer yang sering bikin super colorful eye art, @thebriabeauty, sering banget bikin look menggunakan palet ini. Dan karena gue ini banci warna, langsung aja tergoda buat punya juga. 



MORPHE-12P-PICASSO-PALETTE-REVIEW-ESYBABSY


Ukuran palet ini gak terlalu besar. Pas gue liat di review orang-orang kok kayaknya gede gitu ya, secara ada 12 warna yang dirangkum dalam satu palet. Tapi ukurannya ternyata jauh lebih kecil dari dugaan gue. Paling kalo ditutup cuma segede tangan gue, yah gede dikit dari dompet gue lah. Tapi ukurannya ini bikin dia gak makan banyak tempat kalo dibawa dalam traincase atau kotak kosmetik ukuran sedang. Bahannya terbuat dari plastik kokoh berwarna witam. Tanpa kaca. Tanpa aplikator apa pun. Just the color pans.


MORPHE-12P-PICASSO-PALETTE-REVIEW-ESYBABSY

MORPHE-12P-PICASSO-PALETTE-REVIEW-ESYBABSY


Kalo liat pan nya dari deket, kayaknya palet ini cocok banget dinamain Picasso Palette, karena emang tampangnya yang mirip banget kayak palet seniman. Hampir semua warna pelangi tumplek blek jadi satu. Sayangnya produk ini gak dilengkapi dengan nama atau kode warna.

Seluruh warna yang ada di sini bervariasi dari segi pigmentasinya, tapi yang jelas mereka semua matte. Ini adalah salah satu alasan gue bela-belain beli produk impor ini. Mana ada produk lokal yang ngeluarin palet warna-warni dengan finishing matte? At least sampe sekarang belom ada.


MORPHE-12P-PICASSO-PALETTE-REVIEW-ESYBABSY

I did the swatches on bare hand, using dry fingers, and no base at all


Ok, dari warna emang tampilannya menarik banget, tapi swatches-nya? Bahas satu-satu aja biar afdol.
  1. Putih. Warna ini pigmentasi nya lumayan kok walaupun di pan agak keras. Sering gue pake buat highlight tulang alis atau untuk set eyeshadow base.
  2. Kuning. Ini warna yang paling nyusahin karena menyerbuk, permukaannya keras, dan pigmentasinya payah. Butuh beberapa kali oles sampe bisa dapet hasil yang pas.
  3. Hijau Muda. Sama menyerbuknya, pigmentasi agak menyusahkan, walau ga separah warna kuning.
  4. Biru toska muda. Pigmentasinya oke banget, cukup sekali oles aja udah dapet warna yang opaque.
  5. Jingga. Benarkah ini warna jingga? Sepertinya ya. Agak menyerbuk, ytapi pigmentasinya lumayan.
  6. Pink dangdut. Ya gue nyebutnya begitu. Warna ini pigmentasinya bagus banget, sekilas mirip Dollipop-nya Sugarpill.
  7. Merah. Pigmentasi oke dan gak menyerbuk. Sayang aja warna ini meninggalkan stain di kulit. Gue sih gak menyarankan pake eyebase warna putih, karena somehow bikin warna merahnya berubah jadi rada ngepink. Coba pake deh eyeshadow cream warna merah (misalnya yang merk Viva), dijamin jadi tambah nampol.
  8. Ungu. Warna ini meninggalkan noda di kulit, seperti warna merah. Pigmentasinya dahsyat jadi disaraknkan apply-nya dikit-dikit aja dulu.
  9. Hijau Tua. Pigmentasinya bagus tapi agak powdery dan fall out-nya parah.
  10. Biru toska tua. Ini kakaknya warna nomor 4. Sifatnya pun serupa. Mungkin karena mereka saudara kandung.
  11. Biru Denim. Warna ini sama buruknya dengan si kuning dan hijau muda. Disarankan banget pake eye primer yang bagus atau apply pake kuas basah.
  12. Hitam. Warna terbaik dari palet ini. Smooth, great pigmentation, and easily blended.


MORPHE-12P-PICASSO-PALETTE-REVIEW-ESYBABSY

MORPHE-12P-PICASSO-PALETTE-REVIEW-ESYBABSY

Menggunakan warna ungu, merah, pink, dan kuning.
Eye primer yang digunakan: Lorac Eye Primer



Palet ini sering disebut-sebut dengan dupe-nya Viseart Editorial Bright Matte Palette. Menurut gue sih itu pendapat yag salah banget. Mungkin iya kalo dari segi varian warna, agak-agak mirip, apalagi kemasan dan susunan warnanya. Tapi logikanya, kalo gue liat dari pigmentasi warna di palet ini yang lumayan bervariasi, gak mungkin juga lah bisa disetarain sama Viseart yang harganya berkali-kali lipat. 

Warna kuning, hijau muda, dan biru denim-nya gak bisa disebut bagus, malah kalo dibilang agak parah pigmentasinya. Meskipun begitu hal ini lumayan ketolong dengan kualitas pigmentasi dari warna-warna yang lain. I think buat kamu yang pengen praktis koleksi eyeshadow warna pelangi, pas banget deh punya palet ini. Praktis pula. Mungkin buat para cosplayer atau MUA yang banyak maen sama makeup editorial. Atau sekedar orang yang menyandang titel 'makeup enthusiast' kayak gue. Ciah elah... gaya lu.

Palet ini gue beli di forum Female Daily dari seller Spider, harganya sekitar Rp. 260.000. Kalo harga aslinya di web sih USD 15.


***


Morphe was first known with their good quality makeup brushes. But lately they spread their wings by producing more makeup items, one of them is this 12P Picasso Palette. 

This palette comes in a sturdy black plastic packaging with 12 rainbow colors packed in it. They're all matte finishing. 

The pigmentation varies from worse to best. Yellow, light green, and denim blue are one of the worst. While the two turquoise blues and black are one of the best colors in the palette. Several colors also tend to stain your skin, like purple, red, and bright pink. A good eyeshadow primer is the main key.

This palette cost USD 15 on their original site and may varies on each country.







Latest Post

Review: Fanbo Perfect Pairs Lip & Cheek and Lip & Eye All Shades

Waktu awal taun 2019 lalu kan Fanbo sempet ada produk baru Ultra Satin Lipstick tuh ya, nah belom ada setaun kemudian ternyata Fanbo...