Showing posts with label moisturizer. Show all posts
Showing posts with label moisturizer. Show all posts

Monday, July 9, 2018

Review: Pond's White Beauty Instabright Tone Up Milk Cream

review-ponds-white-beauty-instabright-tone-up-milk-cream


Kayaknya produk tone up cream lagi marak banget ya akhir-akhir ini. Beberapa skincare luar (terutama dari Korea) udah banyak yang ngeluarin produk dengan efek tone up ini, cuma untuk di Indonesia kayaknya baru beberapa tahun belakangan. 

Sebelum gue bahas lebih lanjut mungkin masih ada yang penasaran sama tone up cream. Apaan sih itu? Tone up cream itu adalah produk yang berfungsi untuk menjadikan kulit tampak cerah seketika. Gue gak tau harus mengkategorikan ini sebagai produk apa, karena pelembab bukan tapi pemutih juga bukan. Maybe lebih tepat kalo gue bilang ini semacam primer wajah. Kandungan tone up cream itu biasanya ada titanium dioxide dan niacinamide, yang biasanya juga terkandung dalam produk sunscreen.

Wednesday, June 6, 2018

Unboxing: Socobox (Brunbrun Paris First Impression and Mini Review)





Sudah pernah denger merk kosmetik dan skincare Brunbrun Paris? Beberapa waktu lalu saya sempat dikirimkan Socobox dari sociolla.com berisi beberapa set skincare dan kosmetik dari Brunbrun Paris.

Sempet saya search di internet tentang merk ini. Dugaan bahwa merk ini berasal dari Perancis, ternyata salah besar. Terus kenapa harus dikasi embel-embel nama Paris? Entahlah, tapi yang jelas brand ini masih berada satu naungan dengan perusahaan direct selling Sophie Paris Indonesia, atau dulu dikenal dengan nama Sophie Martin. Bedanya dengan Sophie Paris, Brunbrun Paris ditargetkan untuk kalangan yang lebih muda, jadi harganya juga lebih relatif terjangkau. Brunbrun Paris juga memiliki outlet di beberapa mall besar, beda dengan Sophie Paris yang lebih ke direct selling.

Monday, January 22, 2018

Review: City Color Primer Oil and City Color Glow Primer Oil

city-color-primer-oil-city-color-glow-primer-oil-review-esybabsy


city-color-primer-oil-city-color-glow-primer-oil-review-esybabsy


City Color adalah merk kosmetik yang berasal dari USA yang terkenal dengan produk ramah di kantong. Kualitasnya sih lumayan. Salah satu produknya yang biki gue penasaran adalah City COlor Primer Oil. Nggak tau kenapa gue kepikiran mau beli City Color Primer Oil ini. Mungkin sedikit banyak gue terpengaruh sama para beauty influencer di Instagram yang suka pake foundation dengan meneteskan sebangsa minyak atau apa lah di wajah atau beauty sponge mereka, dan gue yakin itu bukan Bimoli. Di mata gue, urusan tetes-menetes minyak ini sungguhlah keren.

Pas mau beli pun gue agak bingung karena City Color Primer Oil ini ada dua: City Color Primer Oil dan City Color Glow Primer Oil. Bedanya cuma di 'glow'-nya itu. Cuma karena hasutan majemuk yang bersifat sporadis dan mematikan, akhirnya gue memutuskan untuk beli dua-duanya. Jadi di post kali ini selain untuk mereview kedua produk ini, juga untuk membandingkan antara keduanya. Kita mulai aja, tapi satu-satu yah.



City Color Primer Oil



city-color-primer-oil-city-color-glow-primer-oil-review-esybabsy



City Color Primer Oil ini dikemas dalam botol kaca bening dengan tutup pipet berwarna hitam. Si pipet ini bikin produk jadi lebih higienis dan gampang kalo mau diaplikasikan, tinggal tetesin aja ke muka (yoi... kan gue bilang tetes-menetes itu adalah perkara yang keren). Untuk memastikan produk ini masih baru, ada semacam selotip berwarna silver di tutupnya. Kalo selotipnya masih lurus belom cacat, kemungkinan besar produk kamu masih perawan.

Sayangnya stiker labelnya samar banget jadi susah kefoto. Tapi mungkin catatan ini bisa membantu:

Octyldodecanol, Dicaprylyl Carbonate, Isododecane, Caprylic/Capric Triglyceride, Limnanthes Alba (Meadowfoam) Seed Oil (Limnanthes Alba Seed Oil), Hydrogenated Polyisobutene, Tocopheryl Acetate, Phenoxyethanol, Salicyloyl Phytosphingosine, Retinyl Palmitate, Arachis Hypogaea (Peanut) Oil (Arachis Hypogaea Oil), Ethylhexylglycerin, Fragrance (Parfum), Tocopherol.



city-color-primer-oil-city-color-glow-primer-oil-review-esybabsy



Klaim produk ini yahud juga, selain sebagai primer oil juga bisa dipake untuk pelembab kulit, kutikula, dan rambut yang kering. Primer oil ini juga bisa dijadikan bahan campuran untuk produk-produk berbahan dasar oil seperti gel liner yang sudah mengering. Gue sendiri pakenya hanya sebagai primer oil di wajah sebelum pake foundation/BB cream. Gue ngga pernah pake ini sebagai campuran foundation karena tidak ada klaim yang menyebutkan demikian. Cuma kalo kalian mau pake seperti itu, ya silakan.

Tekstur produk ini berupa minyak yang encer dan bening, dengan aroma kayak musk gitu. Cuma baunya samar banget. 



city-color-primer-oil-city-color-glow-primer-oil-review-esybabsy
Primer Oil-nya udah gue pindahin ke botol pipet kosong cyiiin.

Oh ya, sayangnya pas gue terima produk ini di rumah, pipetnya sudah dalam keadaan pecah. Sebetulnya masih bisa dipake, cuma gue ngeri karena pecahan pipetnya masih ngambang di dasar botol. Dan karena gue gak punya ilmu kebal, jadi gue putuskan untuk mendepot isinya ke dalam botol pipet kaca yang kosong.



City Color Glow Primer Oil



city-color-primer-oil-city-color-glow-primer-oil-review-esybabsy


city-color-primer-oil-city-color-glow-primer-oil-review-esybabsy



Untuk kemasan City Color Glow Primer Oil ini nggak beda jauh sama di atas, botolnya dari kaca bening juga. Cuma tutup pipetnya berwarna kombinasi putih dan rose gold. Produk ini mengandung glitter berwarna keemasan yang kalo mau tercampur harus dikocok dulu. Itu sebabnya foto produk ini beda-beda di tiap website, kadang bening, kadang keemasan.



Komposisi:
Dicaprylyl Carbonate, Caprylic/Capric Triglyceride, Ethylhexyl Palmitate, Octyldodecanol, Isododecane, Oryza Sativa (Rice) Germ Oil (Oryza Sativa Germ Oil), Limnanthes Alba (Meadowfoam) Seed Oil(Limnanthes Alba Seed Oil), Fragrance(Parfum), Phenoxyethanol, Tocopheryl Acetate, Synthetic Fluorphlogopite, Iron Oxides(CI 77491), Mica, Titanium Dioxide(CI 77891).


city-color-primer-oil-city-color-glow-primer-oil-review-esybabsy


city-color-primer-oil-city-color-glow-primer-oil-review-esybabsy



Untuk teksturnya juga ngga jauh beda. Yang membedakan benar-benar hanya partikel keemasan di dalam oil-nya. Citi Color Glow Primer Oil ini punya aroma kayak bunga mawar, sedikit lebih beraroma sih, cuma nggak tajam.

Kalo di foto bawah ini, sekilas kalian nggak akan menemukan perbedaan yang signifikan antara tekstur kedua produk ini. Hanya saja, City Color Glow Primer Oil memiliki kandungan glitter yang samar. Gue juga nggak merasa beda-beda amat pas diaplikasikan ke muka sih. Pas ditetesin ke tangan emang iya ada glitternya, cuma pas ditemplok ke muka ngga ngaruh amat.



city-color-primer-oil-city-color-glow-primer-oil-review-esybabsy


city-color-primer-oil-city-color-glow-primer-oil-review-esybabsy
Keliatan ngga glitter-nya?


Untuk Glow Primer Oil emang ngga punya banyak klaim seperti Primer Oil (yang bisa buat kuku, kulit, rambut, dll). Cuma kalo disuruh milih, gue lebih suka sama Glow Primer Oil karena bisa dijadikan dua fungsi. Kalo gue pengen muka berglitter dikit, botolnya tinggal gue kocok aja. Kalo ngga, ya jangan dikocok, tinggal ambil bagian atasnya aja. 

So far gue suka pake kedua produk ini, gue nggak perlu ribet pake pelembab lagi sebelom dandan. Tinggal pake sunscreen lalu pake oil ini. Foundation jadi keliatan lebih glowing dan gampang diblend. Meskipun dia oil tapi hasilnya ngga berminyak. Gue sih rekomen ini dipake buat kalian yang punya tipe kulit normal cenderung kering.

City Color Primer Oil dan City Color Glow PRimer Oil ini bisa kamu beli di online store di Indonesia dengan harga berkisar antara Rp. 80.000-Rp. 100.000/each (untuk isi 25 ml).





Monday, September 4, 2017

Review: L'Oreal Paris White Perfect Clinical Derm White Essence, Day Cream, dan Overnight Treatment (*)

LOREAL-PARIS-WHTE-CLINICAL-REVIEW-ESYBABSY


Kulit yang kusam dan warna yang tidak cerah merata kayaknya jadi masalah kebanyakan orang ya. Maunya warna kulit itu rata. Bukan putih melulu ya, tapi cerah dan warnanya merata. Nah, untuk mengatasi masalah ini, saya lagi coba rangkaian produk dari L'Oreal Paris White Perfect Clinical yang diklaim tidak hanya sekedar mencerahkan, tapi juga dapat menyamarkan noda hitam dan merawat keremajaan kulit.

Kayak apa sih produknya? Yuk kita bahas satu-satu.


LOREAL-PARIS-WHTE-CLINICAL-REVIEW-ESYBABSY




Derm White Essence

(Rp. 214.000)



LOREAL-PARIS-WHTE-CLINICAL-REVIEW-ESYBABSY


L'Oreal Paris White Perfect Clinical Derm White Essence adalah serum atau essence yang mengandung Derm White Technology, yaitu gabungan tiga bahan aktif yang dikenal dapat memberikan aksi pencerah pada kulit:
  • Actyl C: bahan aktof pencerah, membantu menyamarkan noda hitam pada kulit.
  • Adenosine: membantu mengurangi produksi melanin untuk mencegah pigmentasi kulit.
  • Fibrelastyl: mambantu kulit tampak lebih cerah merona.
Klaimnya adalah hasil yang terlihat sejak pemakaian pertama. Kulit terasa lebih lembab, lebih cerah merona, dan noda hitam tersamarkan.




LOREAL-PARIS-WHTE-CLINICAL-REVIEW-ESYBABSY


Untuk kemasan Derm White Essence ini terlihat mewah banget dengan botol kaca berwarna silver dan tutup pipet yang menjamin kehigienisan isi produk. Botolnya ini walaupun kecil tapi lumayan berat. Isinya 30 ml. Di kotaknya terdapat informasi lengkap mengenai produk ini dari mulai komposisi bahan, tanggal kadaluarsa, dll. Kamu bisa klik gambar di bawah ini ya untuk lebih jelasnya.


LOREAL-PARIS-WHTE-CLINICAL-REVIEW-ESYBABSY


LOREAL-PARIS-WHTE-CLINICAL-REVIEW-ESYBABSY


Produk ini memiliki tekstur cair walau gak terlalu cair dan warna yang bening tapi juga gak terlalu bening (apa sih...?). Ada aroma bunga yang menurut saya agak menyengat dan masih tercium selama produk ini masih menempel di kulit. Rasanya di kulit juga agak lengket dan agak lama meresap ke kulit. Untuk menghindari rasa lengket ini saya cukup pakai dua tetes saja. Ini dipakai pagi dan malam hari sebelum memakai krim pagi dan krim malamnya.



Day Cream SPF 19 PA+++

(Rp. 161.000)


LOREAL-PARIS-WHTE-CLINICAL-REVIEW-ESYBABSY



L'Oreal Paris White Perfect Clinical Day Cream ini adalah krim sian yang mengandung Pro-Vanish 3 yaitu bahan aktif pencerah yang membantu mengurangi produksi melanin pada kulit, dan SPF 19 PA+++ yang memberikan perlindungan dari UVA/UVB sehingga mencegah timbulnya noda hitam dan warna kulit yang gelap.



LOREAL-PARIS-WHTE-CLINICAL-REVIEW-ESYBABSY


Krim pagi ini dikemas dalam jar kaca berwarna putih dengan tutup silver berisi 50 ml produk. Jar nya ini terbuat dari kaca yang lumayan tebal jadi agak berat juga. 


LOREAL-PARIS-WHTE-CLINICAL-REVIEW-ESYBABSY


LOREAL-PARIS-WHTE-CLINICAL-REVIEW-ESYBABSY


Tekstur produk ini adalah krim yang pas, fak terlalu kental atau cair. Warnanya krimnya merah muda jadi selain bisa melembabkan juga bisa bikin muka keliatan cerah, pakai bedak atau bb cream jadi lebih nempel dan lebih bagus jtohnya di kulit. Saya menggunakannya siang hari setelah menggunakan Derm White Essence-nya.

Sayangnya lagi-lagi saya kurang suka dengan aroma bunga yang agak menusuk dan teksturnya di kulit yang agak lengket, meresapnya pun juga agak lama. Jadi disarankan banget pake krim ini harus sabar dan jangan banyak-banyak, cukup dua kali colek aja.


Overnight Treatment

(Rp. 192.000)


LOREAL-PARIS-WHTE-CLINICAL-REVIEW-ESYBABSY


L'Oreal Paris White Perfect Clinical Overnight Treatment adalah krim malam untuk membantu regenerasi kulit di malam hari, mengandung
  •  Pro-Vanish 3 Technology: kombinasi tiga bahan pencerah, membantu mencerahkan dan berperan dalam regenerasi kulit di malam hari.
  • Vitamin B3: membantu mencerahkan kulit.
  • Procystein: membantu mengurangi produksi melanin berlebih.
  • Bio-peeling ex: membantu menjadikan kulit tampak lebih halus dan lebih cerah.



LOREAL-PARIS-WHTE-CLINICAL-REVIEW-ESYBABSY


Krim malam ini dikemas dalam jari yang mirip dengan krim paginya, hanya saja warnanya biru jadi gampang dibedakan walaupun lagi ngga pake kacamata hehehe. 


LOREAL-PARIS-WHTE-CLINICAL-REVIEW-ESYBABSY


LOREAL-PARIS-WHTE-CLINICAL-REVIEW-ESYBABSY


Produk ini krimnya berwarna putih susu. Teksturnya juga sama persis dengan krim paginya, yang membedakan hanya warna dan fungsinya. Aromanya juga khas ya seperti dua produk yang tadi sudah saya sebutkan, yaitu aroma bunga (mawar kah?) yang agak semerbak menurut hidung saya. Rasanya di kulit pun agak lengket dan lama meresap. Maka sekali lagi saya sarankan untuk tidak menggunakannya terlalu banyak. Jadi hemat juga kan?

L'Oreal Paris White Perfect Clinical Overnight Treatment ini saya gunakan malam atau sore hari (tergantung kapan mood-nya) setelah menggunakan Derm White Essence.



***



LOREAL-PARIS-WHTE-CLINICAL-REVIEW-ESYBABSY
Tekstur masing-masing produk L'Oreal Paris White Perfect Clinical





LOREAL-PARIS-WHTE-CLINICAL-REVIEW-ESYBABSY


Saya baru menggunakan produk ini kurang dari sebulan. Kebetulan akhir-akhir ini pola makan dan pola tidur saya lagi kacau, akibatnya kulit saya jadi ditumbuhi jerawat di tempat yang aneh-aneh: di rahang lah, di pelipis lah, di deket alis lah, dll. Di beberapa spot juga lagi banyak dark spot, jadi keliatan nggak rata warnanya.

Rangkaian L'Oreal Paris White Perfect Clinical ini memang nggak bisa mengobati jerawat saya (saya pake obat jerawat lain), tapi so pasti bekas jerawatnya nggak akan hilang dengan cepat. Setelah pake tiga rangkaian produk ini, bekas jerawat saya memudar walau tidak sepenuhnya, tapi yang saya suka bekas jerawatnya itu nggak jadi kehitaman. Di beberapa spot wajah yang banyak masalah dark spot juga tersamarkan.

Hanya saja karena tekstur krim yang agak lengket, produk ini cocok dipake buat yang punya kulit kering, karena dia sifatnya melembabkan banget. Karena di kulit saya yang normal ini pun hasilnya setelah dipake setelah beberapa lama keliatan jadi berminyak. 



LOREAL-PARIS-WHTE-CLINICAL-REVIEW-ESYBABSY



Overall, di luar dari beberapa kekurangan tadi, saya cukup puas memakai rangkaian L'Oreal Paris White Perfect Clinical ini. Muka jadi lebih cerah bercahaya, bebas noda hitam, dan warna kulit lebih cerah merata. Apalagi dia gampang banget didapat di konter-konter L'Oreal di department store, drusgtores, toko-toko kosmetik, dll. Kamu juga bisa mendapatkannya secara online di blibli.com dan Lazada.com.

Untuk info lebih lanjut kamu bisa main ke instagram page nya L'Oreal Paris di @GETTHELOOKID, #myperfectglow, dan #LorealParisID, atau kamu juga bisa mengunjungi link ini:  http://bit.ly/WhitePerfectClinical


LOREAL-PARIS-WHTE-CLINICAL-REVIEW-ESYBABSY



Thursday, April 9, 2015

Review: Gizi Super Cream, Secret of Seaweed (*)


Hai!

Mungkin banyak yang udah sering denger tentang merk Gizi Super Cream ini. Mereka udah lumayan senior berkecimpung dalam kancah dunia perawatan wajah di Indonesia, yakni sejak tahun 1972. Jujur, saya memang pernah mencoba produk ini dulu waktu masih SMA (ketauan umurnya...). Tapi karena dulu sering dibilang kecentilan sok-sokan ngerawat muka, akhirnya saya stop memakai semua jenis skin care dan kosmetik apapun.

Nah, beberapa waktu lalu, saya berkesempatan mencoba beberapa produk full size dari Gizi. Sebenernya saya penasaran sama produk Super Cream-nya yang dalam bentuk jar karena katanya sudah direformulasikan, dan udah ngebayangin bakal dikirim beberapa stok jar-nya hehehe. Ternyata pas paketnya sampe, byar! Bubar sudah khayalan itu. 

Ini yang saya dapatkan:
- Daily Nutrition Cream with SPF 18
- Daily Nutrition Cream
- Daily Natural Lightening Foam


Baiklah, mari kita bahas satu persatu ya cyiiin.



***

Daily Natural Lightening Foam (Mild)














"Pembersih wajah dari bahan herbal, membantu membersihkan kotoran serta sisa kosmetik, membantu mengangkat sel kulit mati, membantu mencerahkan kulit kusam, dan mengurangi kadar minyak berlebih sekaligus membantu menjaga kesehatan kulit lebih lama."
Cara pemakaian:
1. Cucilah tangan sebelum membersihkan wajah.
2. Basahi wajah, lebih baik bila menggunakan air hangat untuk membuka pori  
    dan membersihkan lebih maksimal.
3. Ambil Daily Natural Lightening Foam (mild) pada telapak tanganmu 
    secukupnya, gosok hingga berbusa, kemudian aplikasikan pada wajah dan 
    pijat secara perlahan.
4. Bilas wajah dengan air, kemudian keringkan dengan handuk.
5. Setelahnya, gunakanlah krim pelembab wajah dari Gizi Super Cream yang 
    sesuai dengan kebutuhan kulit wajahmu.
6. Gizi facial foam bisa digunakan untuk membersihkan sisa make-up ringan, 
    tanpa perlu menggunakan milk cleanser.



Basically ini adalah sabun wajah. Kemasannya berupa tube yang praktis dengan tutup model flip cap hijau yang juga gak kalah praktisnya. Teksturnya itu berupa krim lembut berbusa dengan wangi yang menurutku 'manis'. Susah menjelaskan detil aromanya. Pokoknya manis. Hehehe.

Begitu dipencet kelar dari tube-nya, dia memang sudah sedikit berbusa seperti di gambar, tapi bukan busa seperti sabun pembersih tangan ya. Kamu tetep harus membasahinya dulu dan menggosoknya sebelum diusakan ke wajah. Busanya juga cukup melimpah. Jadi gak perlu mengeluarkan produk terlalu banyak.

Biasanya setelah mencuci wajah dengan sabun, biasanya akan ada sensasi kulit seperti ditarik, terutama daerah sekitar hidung dan pinggiran mulut. Tapi tidak dengan sabun ini. Formulanya emang bener-bener mild. Sedangkan untuk klaim 'lightening'-nya sih buat saya gak terlalu terlihat ya. Mungkin kalo saya mencobanya lebih lama, baru saya bisa mereview tentang hal itu.


Facial foam ini dijual dengan harga IDR 25,000 untuk netto 50 ml.



***

Daily Nutrition Cream & Daily Nutrition Cream With SPF 18


















Daily Nutrition Cream:
"Pelembab wajah dengan 7 bahan herbal aktif untuk penggunaan sehari-hari. Membantu menutrisi kulit wajah, menjaga kelembaban kulit secara optimal, membantu mencerahkan wajah, serta membantu mencegah penuaan dini."


Daily Nutrition Cream dengan SPF 18:
"Pelembab wajah untuk melindungi dan merawat optimal kulit wajah dari sinar UV dengan SPF 18 bagi kammu yang aktif di luar ruangan pada siang hari."

Cara pemakaian
1. Bersihkan wajah dan leher dengan Gizi Daily Natural Lightening Foam (Mild)
2. Aplikasikan Gizi Daily Nutrition Cream pada wajah dan leher secara merata.
3. Untuk memperoleh hasil yang maksimal, gunakan krim secara rutin pada pagi dan       
    malam hari (khusus untuk Daily Nutrition Cream no SPF)
4. Dapat digunakan sebagai alas bedak.


Awalnya saya bingung dengan perbedaan kedua produk ini. Yang satu kemasan hijau, satu lagi kemasan kuning.Udah itu aja perbedaannya yang jelas. Ternyata, basically, dua produk ini adalah pelembab. Tapi bedanya yang kemasan kuning mengandung SPF 18. Jadi cocok banget buat dipake siang-siang pas habis mandi dan pake toner (ketauan deh mandinya siang, hehehe). Tapi kalo mau keluar rumah sih saya tetep pake sun screen.
Perbedaan yang lebih jelas lagi terlihat pada teksturnya. Untuk krim dengan SPF (yang kemasan kuning) terlihat lebih kental dan lebih putih, dan kalo kamu perhatikan di bawah sinar lampu atau flash kamera, akan terlihat sedikit mengkilat seperti ada white cast-nya. Yah, namanya juga krim ber-SPF, emang gitu sih hehehe. Sedangkan untuk krim tanpa SPF (kemasan hijau) warnanya tidak terlalu putih dan teksturnya agak cair. Aromanya juga gak jauh beda, sama-sama berbau manis.
Kedua produk ini sih cukup cepat diserap oleh kulit saya. Gak perlu nunggu bermenit-menit, udah langsung bisa ditimpa pake kosmetik. Dan ketika seharian penuh menggunakannya di rumah, kulit saya tetap terasa halus dan matte, nggak jadi tambah berminyak.
Produk ini dijual dengan harga IDR 35,000 untuk Daily Nutrition Cream, dan IDR 40,000 untuk Daily Nutrition Cream With SPF 18, dengan netto 18 gr.

***

Selama dua minggu saya mencoba produk ini sih sempet timbul jerawat dan kulit terlihat agak kusam. Ini reaksi yang biasanya saya alami ketika menggunakan produk perawatan wajah yang baru. Tapi setelah beberapa hari kulit muka jadi tambah enakan, dan produk-produk ini juga tidak membuat wajah saya tambah berminyak. Oh ya, jenis kulit saya adalah normal-oily.
Dulu yah waktu SMA, kenapa saya sempet tertarik dengan Gizi Super Cream, karena produk ini diklaim menggunakan 100% bahan herbal. Bahkan untuk produk Gizi Super Cream sekarang telah direformulasi dengan nano technology yang menjadikannya lebih lembut dan gampang meresap ke kulit. Untuk kamu para muslim dan muslimah yang kritis banget dalam soal ke-Halal-an suatu produk juga jangan khawatir karena produk ini telah mendapat sertifikasi Halal dari MUI.
Produk-produk Gizi Super Cream ini bisa dengan mudah kamu dapatkan di supermarket atau mini market, bahkan saya juga sering lihat di pasar tradisional. Untuk info lebih lengkap kamu bisa cek ke website resminya:




Monday, March 2, 2015

Review: Sariayu Fresh Daily Moisturizer (Honey)

Gue beli ini karena asli gue gak punya pelembab. Ada kali dua bulan ini gue cuma ngandelin toner-nya Mustika Ratu sebagai pelembab, walaupun yaaa fungsinya emang kurang tepat sih. Tapi lumayanlah, daripada tiap abis cuci muka, kulit muka rasanya ketarik terus. Lalu pas kebetulan maen ke store-nya Martha Tilaar kok gue malah tertarik sama pelembab ini, hanya karena ada embel-embel OIL FREE di botolnya. I'm like a sucker for anyhing goes with non-comedogenic or oil-free.



Waktu di tokonya itu, pelembab dengan jenis ini ada dua, yang satu buat kulit kering, yang satu buat kulit berminyak. Ya gue pilihlah yang buat kulit berminyak dong. Satunya lagi yang buat kulit kering itu, kalo gak salah bentuknya cream deh. Kalo yang ini gel.

Produk ini saya beli dengan harga sekitar IDR 60K untuk netto 30 ml.

Kemasannya terbuat dari botol kaca frosted yang lumayan gede, tapi gak terlalu berat. Emang kayaknya lumayan makan tempat di pouch kosmetik tapi gak berat kok. Kotaknya juga khas Indonesia banget, dengan warna kuning kusem dan motif batik. Ini kotaknya mengingatkan akan motif kaen gendongan anak gue. Tongkrongannya keliatan cukup mahal, dan harganya juga emang lumayan untuk sebuah produk lokal berukuran 30 ml. Dikit yaaa isinya. Dikiiiittt....




What it claims:
Pelembab gel yang bebas minyak dengan sunscreen, khusus untuk kulit normal-berminyak. Terasa ringan serta mudah meresap ke dalam kulit. Memberikan kelembutan dan kelembapan pada kulit.

Kalo diliat dari namanya, dan menurut keterngan mas-mas BA-nya, pelembab ini mengandalkan manfaat madu. Tapi gak ada penjelasan lebih lanjut mengenai hal ini di kemasan atau di web resminya. Nah yang gue bingung, di klaim-nya tertulis ada kandungan sunscreen, tapi sayang gak dijelasin angka SPF-nya. Jadi gue tetep pake krim tabir surya sebelom pake ini.




Produk ini memiliki mulut botol berbentuk pump yang menurut gue cukup fancy. Tidak ada ekstra tutup lagi buat pump-nya, tapi bisa dibuka tutup dengan cara diputar ke kiri dan ke kanan. Cuma gue lupa muternya ke sebelah mana kalo mau nutup. 

Enak sih kalo kemasan model gini, gak usah colek-colek, jadi gak jorok. Malesnya yaaa jadi banyak produk yang nempel di balik pump-nya itu. Jadi kalo udah mau habis, jangan langsung dibuang, tapi korek dulu bagian dalem pump-nya. Pasti masih banyak yang nyisa.



Pelembab ini kudu-nya dikocok dulu sebelom dipake. Walaupun gue juga bingung sih, karena gue gak ngeliat ada endapan apa-apa dalam cairannya.



Isinya berupa cairan kekuningan, almost looks like a gel, dengan wangi yang kalem seperti bau bedak bayi. Teksturnya itu sedikit mengingatkan gue akan serum wajah. Gue cukup ngambil seuprit aja, seperti yang ada di foto, buat cover seluruh muka. Biar ngirit (karena isinya dikit), gue ambil seuprit, trus gosok-gosok di telapak tangan dan pijat ke seluruh wajah dengan gerakan melingkar. Hal ini bisa membuat suhu wajah menjadi lebih 'hangat' yang akan mempermudah pengaplikasian foundation/BB cream. Lebih nempel gitu, istilahnya.

Pelembab ini menyerap dengan cepat ke kulit wajah. Setelah terserap, muka jadi keliatan glowing. Bukan berminyak atau mengkilat ya, tapi this nice and smooth dewy looking. Kalo gue nggak dituntut tampil sempurna layaknya seorang dewi dari kahyangan (apa sih...) gue cukup pake concealer ama pensil alis setelah pakai pelembab ini. Gak perlu di set lagi sama bedak, gak minyakan seharian. Kecuali hidung, tapi buat gue sih gak masalah. Tepuk-tepuk pake tisu, beres.

Kesimpulannya, pelembab ini nyaman banget dipake. Teksturnya itu betulan kayak gel/serum dan cepat meresap. Sedikit perbandingan dengan pelembab gel-nya Wardah, kalo Wardah itu teksturnya lebih cair dan agak lama diserap, tapi yang ini nggak. Like I said, it absorbed almost instantly dan so pasti melembabkan tapi gak over moist. Sedikit catatan ya, kondisi kulit gue itu normal dan sedikit berminyak di daerah T. So hasilnya mungkin bisa bervariasi untuk yang memiliki wajah oily.