Showing posts with label soap. Show all posts
Showing posts with label soap. Show all posts

Monday, July 17, 2017

Mencegah Infeksi Mulut, Kaki, dan Tangan dengan Betadine Sabun Cair Antiseptik

Kamu pernah gak denger istilah penyakit Infeksi Mulut, Kaki, dan Tangan? Istilah kerennya sih HFMD (Hand, Foot, and Mouth Disease). Belom pernah denger juga? Oke, kalo Flu Singapur? Pasti pernah denger dong ya minimal di media massa. HFMD atau Flu Singapur banyak menyerang anak usia balita walau nggak menutup kemungkinan orang dewasa juga terjangkit. Gejalanya demam, sakit tenggorokan, kelelahan, dan hilang nafsu makan. Setelah beberapa hari akan muncul borok atau ruam di sekitar tangan, kaki, dan mulut. Serem ya? 

Penularan HFMD bisa terjadi bila ada kontak dengan cairan yang berasal dari dalam tubuh, seperti ingus, dahak, cairan pada luka (nanah), ataupun kotoran manusia (tinja). Resiko penularan virus HFMD ini akan meningkat bila seseorang berada di keramaian.

Anak kecil lebih mudah terpapar virus HFMD ini karena kurangnya pemahaman mereka akan kebersihan, misalnya gampang aja mereka masukin mainan ke mulut mereka, padahal bisa aja mainan itu ada virusnya. Kasian ya kalo ngebayangin anak kecil terjangkit penyakit ini. Apalagi menurut WHO, HFMD ini belum ditemukan antivirus-nya.

Walaupun begitu, bukan berarti gak bisa kita cegah kan. Cara paling gampang adalah dengan selalu menjaga kebersihan. Maksudnya mandi 7 kali sehari? Hahaha ga usaaah. Cukup dengan rajin mencuci tangan terutama kalo kamu habis berada di tempat yang banyak kotor-kotornya, seperti kalo habis belanja dari pasar/supermarket, habis main, atau setelah menggunakan fasilitas umum. Cuci tangannya bukan dengan sabun biasa melainkan sabun antiseptik.

Masalah kebersihan ini buat saya penting banget. Serius ini, bukan cuma buat pencitraan di blog aja. Soalnya saya baru punya bayi yang masih keciiil banget. Bukannya mau parno, tapi bayi itu sensitif banget karena tubuh dan organ-organ di dalamnya belum terbentuk sempurna. Coba bayangin tangan kita nih, emak-emak, habis megang keranjang belanjaan di supermarket, pegang barang, sayur mentah, pegang uang, terus langsung pegang bayi begitu aja tanpa cuci tangan. Dih jorok. Gak kasian sama anaknya? Ada satu produk dari Betadine yang ampuh banget untuk memenuhi standar kebersihan yang saya mau yaitu Betadine Sabun Cair yang udah terbukti bisa membunuh bakteri, virus, dan jamur.



betadine-sabun0-cair-antiseptik-review-esybabsy


Saya pertama liat ini udah lama sih di supermarket tapi baru-baru ini aja saya beli karena baru ngerasa kalo ini barang penting. Kemasannya simpel aja, yaitu botol plastik berwarna merah. Betadine Sabun Cair ini memiliki dua varian yaitu yang 60 ml dan 100 ml. Tutupnya juga praktis berbentuk flip cap. jadi gak takut isinya mudah tumpah.


betadine-sabun0-cair-antiseptik-review-esybabsy


betadine-sabun0-cair-antiseptik-review-esybabsy


betadine-sabun0-cair-antiseptik-review-esybabsy


Awalnya saya penasaran banget sama isinya, pengen tau kayak apa kalo Betadine punya produk sabun cair. Ternyata pas saya tuang ke tangan, jreng jreng.... isinya gak beda jauh dengan antiseptic solution berbotol kuning yang legendaris itu. Cuma yang ini teksturnya lebih cair. Bener-bener cair kayak air biasa. Begitu terkena air pun tidak akan menimbulkan busa sama sekali. Sedangkan warna dan baunya juga khas Betadine banget.


betadine-sabun0-cair-antiseptik-review-esybabsy

Cara pakainya juga gampang aja, walau gak seperti pakai sabun pencuci tangan pada umumnya.
  1. Tuang cairan secukupnya ke telapak tangan.
  2. Usapkan ke seluruh bagian tangan. Jangan lupakan area punggung tangan dan sela-sela jari.
  3. Diamkan selama 15-30 detik lalu bilas.
  4. Keringkan.


Kalo kalian bertanya-tanya, apa istimewanya Betadine? Kan banyak sabun antiseptik lain. Betadine mengandung povidone-iodine sebagai zat anti mikroba yang secara efektif mampu membunuh bakteri, virus, dan jamur. Ini yang membedakan Betadine dengan sabun lainnya.

Produk ini penting banget buat kamu yang berada dalam lingkungan/keadaan yang beresiko tinggi menyebarkan penyakit, misalnya:
  • saat kamu travelling
  • berada di lingkungan yang sedang ada penyakit menular seperti rumah sakit
  • mengunjungi negara bagian Timur Tengah. Nih dia nih, buat yang nanti bulan September mau pergi Umroh/Naik Haji, juga disarankan banget pakai ini karena di sana sedang terjangkit virus MERS (Middle East Respiratory Syndrome) dan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome).

Saya pribadi merasa terbantu banget dengan sabun ini karena seperti yang saya bilang, saya punya bayi dan satu anak kecil. Mungkin nanti kalo yang bayi sudah mulai makan, sabun ini akan sangat berguna menjaga kebersihan tangan saat menyiapkan MPASI. Oh ya, jangan lupa ingetin baby sitter atau pengasuh anak buat cuci tangan pake sabun ini juga. Paling ga enaknya tangan jadi agak-agak bau 'obat' sedikit. Tapi cuma sebentar aja baunya sudah hilang kok.

Walaupun begitu, mencuci tangan cuma salah satu bentuk pencegahan tertular HFMD loh ya. Ada beberapa hal juga yang patut diperhatikan misalnya jangan deket-deket sama orang yang terinfeksi HFMD, jangan saling sharing makanan atau peralatan makan dengan orang lain. Saat anak sakit ada baiknya anaknya 'disimpen' di rumah aja supaya nggak nular ke anak yang lain. Dan yang paliiing penting, jaga asupan gizi, perbanyak makan buah, kacang-kacangan, sayur, dan biji-bijian untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Sebersih apapun cuci tangan, kalo kamu masih ngelakuin hal di atas ya Wassalam deh.

Duh, kok saya jadi berasa ibu-ibu yang lagi penyuluhan di puskesmas ya? Hahaha. Oh ya, saya lupa waktu itu pernah liat Betadine ini di supermarket mana, tapi yang jelas produk ini bisa dibeli di apotek. Saya sendiri membelinya secara online di apotek K24 seharga sekitar Rp. 36.000 untuk isi 100 ml.










Tuesday, June 2, 2015

Review: Sabun JF Sulfur Acne Care

 

Gw gak pernah ngobatin jerawat secara khusus. Paling kalo cuci muka aja yang pas bagian jerawatnya disabunin agak lama, cepet ilangnya walaupun gak pake sabun khusus jerawat. Cuma beberapa waktu lalu gw iseng nyobain skin care baru, alhasil muka gw jerawat batu di rahang dan jidat, bruntusan kayak apa tau. Geli banget. Jadi gw langsung aja kepikiran nyobain sabun JF Sulfur karena inget temen-temen gw suka pake ini kalo ngobatin jerawat, bahkan ada yang make untuk mencegah jerawat juga.


Sabun JF Sulfur tersedia di apotik, minimarket, supermarket, dll dengan harga sekitar IDR 10K.



Klaim:
- Membantu mematikan bakteri yang dapat menyebabkan radang jerawat.
- Membersihkan kulit dari kotoran dan minyak berlebihan.
- Membantu mengurangi jerawat dalam 2 minggu tanpa menyebabkan kulit kekeringan.

Sabun JF Sulfur ada dua variannya, setau gw. Yang kemasan kuning seperti yang gw punya ini untuk mengobati jerawat. Satu lagi kemasan biru (dengan sabun warna transparan) untuk mencerahkan wajah dan menghilangkan noda jerawat.




Sabunnya berwarna kekuningan dengan ukuran yang menurut gw ih gede banget. Lebih gede dari ukuran sabun badan. Sabun ini bukan sabun kecantikan ya, jadi baunya itu belerang banget walaupun menurut gw gak terlalu menyengat. Teksturnya agak kasar, kayak ada pasir-pasir halusnya.

Saran aja sih, karena ukurannya gede, gue sering potong sabun ini jadi 3 bagian. Bukan untuk ngirit, cuman sayang aja gitu. Biasanya sebelum sabun ini habis, manfaatnya udah terasa dan butuh waktu beberapa minggu lagi sebelum gue butuh pake lagi. Sementara kalo udah dibiarkan terbuka selama itu, kayaknya udah gak higienis. Jadi mending dipotong-potong, atau sekalian buang dan beli baru. Buat muka gitu lohhh, masa iya sembarangan.




Entah info ini penting apa nggak, tapi gue udah 7 tahunan pake sabun muka Olay Total Effects yang Cream Cleanser. Enak banget pake sabun itu, gak kering, dan kenyel banget rasanya. Cuma kalo untuk saat-saat di mana muka gue jerawatan, gue akan langsung beralih make si JF Sulfur ini. Dan seperti yang udah sebut di atas, efek jerawat yang kempes atau bruntusan yang berkurang akan langsung terasa selama beberapa hari menggunakan ini.

Walaupun di klaimnya tertulis kalo dia tidak menimbulkan kekeringan, terus terang hal itu nggak gw rasain. Habis cuci muka pake ini, muka gw rasanya ketarik dan kering banget, terutama di area garis tawa. Jadi setiap cuci muka, gue langsung pake toner dan pelembab di seluruh muka, terutama di bagian garis tawa gw bakal pake pelembab agak banyakan. Biar nyaman aja. Soalnya kalo nggak, lama kelamaan bakal muncul garis kehitaman di pinggir bibir, kayak boneka Tongky. Atau Chucky (kalo gak kenal Tongky). Atau Annabelle (kalo gak kenal Chucky). Gak kenal juga? Yahelah... Cape deh...

So far, sabun ini masih jadi andalan gw kalo kondisi kulit wajah lagi nggak bersahabat. Tapi begitu muka udah balik normal lagi, gw akan langsung ganti ke sabun Olay Total Effects, karena ga tahan dengan efek keringnya. 






Monday, December 22, 2014

Review: Cottage Soothing Shower Gel (Fig/La Figue)

This thing was a huge hit few months back among beauty bloggers, but I just got the chance to review this now. I actually wanted to purchase this long ago but for me it's too pricey for 'just' a shower gel. I'd rather spend a large sum of money on gadgets, and lipsticks, and pallet... LOLs.



This cutie is actually one of many prizes I won from entering giveaway by  Martalina Tesya and Anggie Lorita Irianto a few weeks ago. So it's a bliss for me to get something I wanted long ago without having to spend some money.
Cottage is a French-based products ranges from body lotion, bath milk, to cleansing oil and bar soap. There are about 14 different fragrance for each type of product. The one I got here is a soothing milk shower gel with Fig aroma in 250 ml size bottle. It's packed in a bulky fat purple bottle.
And for those who don't know what this product really is, well, basically it's a liquid soap.







What it claims:
Discover the rare pleasure of natural fig fragrance. Its milky texture based on natural Fig extracts softens the skin. Its rich foam maintains your skin's hydration*. Guaranteed to be irresistible !
Neutral pH
(* of the outer layer of the skin)





The cap is flip style which is I love. The hole of the cap is small but since the consistency is runny so I have to be careful not to pour too much.




The content is some milky purple liquid with runny consistency. It smells completely like a fig fruit, of course.


 I put a large amount in my palm so it looks pretty bubbly in the picture above, while in fact it doesn't exactly like this when you shower. You won't get much bubbles.
***
I like this shower gel a lot it changed my mind to purchase this once it's run out. it gives enough hydration to my skin even after I took a shower, the time my skin lost its hydration the most. I'm glad that I don't have to put body lotion after shower. The fig smell is a refreshing one though it lasted only for an hour or so, but I don't mind. This is not a parfume anyway.
Cottage shower gel is available in Ranch Market and leading drugstores/supermarkets. Or you can purchase this in many online stores such as Luxola. The price range from about IDR 60K to IDR 78K (USD 5-6). Also available in 50 ml travel size if you feel hesitate to buy the full one with lesser price.

Monday, October 13, 2014

Review: Handmade Liquid Soaps by Moporie

Olo,
 
Still connected to the previous Beauty Blogger Meet Up I attended a few weeks ago, now I'd like to unbox two of several items gifted by Moporie, their liquid soaps: Castile Liquid Soap and Head To Toe Best Friend Soap.
 
***
 

CASTILE LIQUID SOAP

 


 
Packed in a tiny plastic bottle, this liquid soap claims to suitable for all skin type. Like the rest of Moporie products, this one is also free from SLS and Parabens. This unscented liquid soap contains olive oil and all its goodness for our skin.
 
Ingredient:
75%-100% olive oil
 

This product is sealed tighly in a thick plastic, with a flip style cap. Very practical. Especially when your hands get all soapy and it's too slippery to grab the bottle. But if you think the flip cap is a bother, you can always twist it open and pour a larger amount of the soap.

 
 
The consistency is not runny nor thick. Since this claimed to be unscented, you won't get any fancy smell coming out of it. Just the natural aroma of some natural oil. When you see it in the bottle, the liquid looks yellowish, but when you pour it on your hand, it's almost transparent.
 

 
I didn't know why my hand got all bubbly in this picture, but believe me, when I try this for bathing, there was not much bubbles produced.
 
***
 

HEAD TO TOE BEST FRIEND SOAP






With a same looking box with Castile Liquid Soap, this tea-colored soap will be friendly not only to your body, but your hair as well. Claimed to be SLS, Paranbes, and Silicone free, this soap was enriched with pro vitamin B5, vitamin E, olive oil, avocado oil, shea butter, and some other luxury oil.
 

 
The mouth of this bottle is the same as Castile Liquid Soap with a flip cap style.
 


The concistency is a but more runny and the liquid color is dark yellow/brown. Just like a tea.
 
 
 
No fancy fragrance you can smell from this soap. The only aroma coming is the smell of natural oil from what this soap was made of. Not much bubble you can get when using this. No matter how much the product you pour.
 
***
 
Overall, as claimed to be all natural ingredient soap, these product will be suitable for any skin type. Free from parabens, SLS, and silicone. I don't feel worry at all bathing my toddler with these soaps although they also produce special items for babies and kids.
 
Although the ones I review in this post are all unscented, you can always request your own custumized fragrance and benefit. But don't expect too much since their products has very light fragrance that can only last for an hour after usage. For liquid soap, you also can order your very own special cap style, whether is flip caps like I own, or pump style.

In short, Moporie soaps is the right product for those who look for the benefit of a soap to your skin, but definitely a big no no for you who look for fancy fragrance in a soap.

You can check out other products here:
www.moporie.com
www.thesoapcorner.com

That's all my short review about these. Hope this is useful!







Wednesday, October 8, 2014

Review: Handmade Bar Soap by Moporie (Butterfly Hugs)

Yuhu!

Buat yang nyimak blog aku sebelumnya (siapa gue....?), mungkin udah tau kalo aku sempat menghadiri Beauty Blogger Meet Up beberapa hari lalu. Salah satu sponsor yaitu Moporie dari The Soap Corner berbaik hati memberikan beberapa produk mereka sebagai gift pada para peserta. Asli isi goodie bagnya Moporie itu banyak.


Tuh banyak kan?

Supaya internet atau gadget-mu nggak terlalu berat loading-nya, aku akan pisah jadi beberapa post aja ya. Yang mau aku bahas duluan adalah sabun batangannya.

***

Sebenernya dari awal ngeblog, aku kayaknya belom pernah review sabun deh. Karena buatku yaaa, sabun gitu loh. Biasa banget. Apa juga yang bisa di review? Paling wanginya. Tapi bukan berarti aku nggak pernah sabunan ya. Hahaha. Tapi buat sabun batangan dari Moporie ini kayaknya layak di review, karena uniknya dia itu sabun produksi rumahan. Eits, jangan samakan produk kecantikan buatan rumahan itu dengan kosmetik produksi abal-abal ya.

Like many trending homemade beauty stuff these days, this soap bar by Moporie is one of them. I got this as a gift by attending Beauty Blogger Meet Up event several days ago.



Kemasannya simpel, sabunnya dibalut plastik transparan dan diselimutin sama sarung dari kertas. Untuk varian yang aku punya adalah Butterfly Hugs.

My variant is Butterfly Hugs.




Ingredient list:


Olive oil
Palm oil
Coconut Oil
Canola Oil
Castor Oil
Water
Glycerin
Fragarance
Colorants


Selain bentuk dan warna sabunnya yang unik, kelebihan sabun dari Moporie ini adalah bebas SLS dan Paraben. SLS banyak ditemui dalam komposisi barang konsumsi rumah tangga seperti syampo, pasta gigi, dll. SLS biasanya dapat menyebabkan iritasi kulit. Suka ada kan temen atau sodara kamu (atau kamu sendiri?) yang kulitnya sensitif dan gak bisa pake sabun batangan yang dijual di pasaran? Bisa jadi dia gak cocok sama SLS. Kemudian untuk Paraben sendiri, yah udah tau dong, yang ini bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon dan salah satu zat pemicu kanker, bila terkonsumsi dalam jumlah tertentu.

Aside from its unique shape and color, additional advantage of this soap is that it's free from Sodium Lauryl Sulphate and Parabens. Because it's homemade, duh.




Sabunnya sendiri dipakein baju plastik tebal dan rapat yang susah banget dibukanya. Plastiknya harus digunting, gak bisa main robek aja kalo mau dipake. So, nggak usah khawatir kalo sabun ini dicolek orang iseng. Dan saking rapetnya, aku nggak bisa cium aroma apa-apa sebelum plastiknya dibuka.



Kata anakku, ini buah pepaya. Hehehe, mirip gak sih?

Untuk ukuran sabun ini sebenernya lumayan gede ya dibanding sabun pasaran. Sedikit mengingatkan aku akan sabun batangan Kojie San (buat yang pernah pake Kojie San). Bentuknya kotak, jadi rada susah kalo mau diputer-puter di tangan pas lagi mandi.

Sayangnya aku nggak tau khasiat dari varian Butterfly Wings ini. Aku coba search di website, brosur, bahkan di kemasannya sendiri, aku nggak nemu klaim dari sabun ini. Kalo mau 'menghakimi' dari namanya (Butterfly Wings), bingung juga, apa fungsi dari si sayap kupu-kupu ini buat kulit, hehehe. Walaupun dengan melihat komposisi bahannya aja aku udah bisa nebak bahwa dia berfungsi melembabkan dan menutrisi kulit.

Aroma dari sabun batangan ini juga samar banget, hampir bisa dibilang tanpa aroma. Tau kan kalo sabun tanpa aroma gimana? Susah jelasinnya, cuma kamu yang pernah make unscented soap aja yang udah tau hehehe #dikeplak. Tapi buatku sih gak masalah, malah sabun tak beraroma ini baunya seger di hidung, gak apek. Malah kalo abis mandi pake sabun ini, bau kamar mandi jadi enak deh. (Loh, kok malah bau kamar mandinya sih?).

The size of this soap is quite big. Its angled coners also troublesome to use. And, unfortunately, I just couldn't find the benefit of this Butterfly Wings variant, although judging from the ingredients, this soap is sure can maintain skin nutrients and moisture. You also won't smell any scent from this lovely little bar, which for me, is an advantage.



Nah, karena sabun ini dari awal udah diklaim bebas SLS, jadi susah banget dapetin busanya. Awalnya rada gak biasa sih, berasa gak bersih gitu. Tapi positive thinking aja lah, bahwa apa yang berbusa banyak belom tentu bisa total membersihkan. Begitu juga sebaliknya. 

Supaya lebih awet, sabun ini aku potong jadi beberapa bagian. Terserah kamu sih nyamannya jadi berapa. Kalo aku jadi tiga aja cukup. Nggak enak juga dipegangnya kalo kekecilan. Oh ya, disarankan kamu meletakkannya dalam wadah sabun yang kering ya, soalnya kalo wadahnya agak berair, sabun ini gampamg banget jadi lembek.

Karena diklaim bebas SLS dan Paraben aku jadi berani mandiin anakku pake sabun ini. Yaaa, meskipun Moporie sendiri juga memproduksi sabun khusus buat anak dan bayi. Tapi aku pede aja sih. Nggak bikin kulit anakku iritasi juga kok.

Oh ya, Moporie juga memproduksi costumized shoap loh. Bentuk, warna, aroma, dan khasiatnya bisa kamu pesan sesuai keinginanmu sendiri. Bisa juga buat souvenir acara loh. Coba deh cek website-nya. Asli sabunnya lucu-lucu banget!

As claimed to be free from SLS, not much foam you can get by rubbing this, no matter how hard you try. To lengthen its usage, I cut this soap into several pieces (mine is three) to lengthen its usage period, and keep the used soap in a dry place since it gets mushy easily. I also bathe my toddler with this soap, aside from tha fact that Moporie also produce soaps for kids and babies.

***

My verdicts:
  • Unscented soap
  • Skin moisturizing effect
  • No SLS and Parabens, claims to be super gentle to sensitive skin
  • Made from natural ingredients
  • Homemade product
  • Not foamy (beacuse it's SLS free)
  • Big size and angled corner shape, making it a bit hard to grab
  • Gets mushy easily when damped
  • How much: I'm not quite sure about the price of this variant, but the soap bars price ranges from IDR 35K to 40K (USD 3.00)
***

Hope this review is resourceful ya! 

Oh ya, aku masih ada beberapa sabun lagi dari Moporie yang akan segera tayang. Jadi stay tune terus ^_^

***

Don't forget to support my blog by following me via G+ and GCF. See you!








Latest Post

Review: Fanbo Perfect Pairs Lip & Cheek and Lip & Eye All Shades

Waktu awal taun 2019 lalu kan Fanbo sempet ada produk baru Ultra Satin Lipstick tuh ya, nah belom ada setaun kemudian ternyata F...